Phantom
Phantom.
Waw! Nama yang menakutkan. Terlintas dipikiran sesosok “makhluk” ketika
mendengar namanya. Tapi phantom yang ini beda. Dia benda tak hidup tapi
bergerak. Dia selalu menemani kemanapun gue pergi. Ada gue, pasti ada phantom.
Hitam, beroda dua, dan terliahat begitu mengesankan buat gue. Ya…dia skuter
matic pertama gue. Ccnya sih gak seberapa. Tapi gue seneng kalau ngendarain dia
dengan kecepatan cahay. Gila…kecepatan cahaya. Gue ketemu sama Phantom tuh bulan Agustus pas Ramadhan. Si phantom emang unik. Dia punya jiwa sendiri. Gue
lagi gak bener, dia ikut gak bener. Gue lagi soleh, dia ikut soleh. Keren lah
pokoknya! Gue harap Phantom terus ada nemenin gue sampai gue sukses kelak. Gue
aquariumin nanti. Gue kenalin sama anak gue nanti. Jadilah motor classic buat
gue entar. Phantom you are is the best.


Komentar
Posting Komentar